Tags

, , , ,

Alhamdulillahirabbil’alamiin

danbo kardus 2

Kemarin itu, pagi pagi saya posting pertama di bulan Februari dengan menyapa “Hello February”, di paragraf awal, saya barusan bilang kalau pengumuman D4 diundur paling lambat akhir Maret 2013. Allah yang Mahatahu telah menjawab segala kegundahan kami dan saya kira semua yang tengah menanti pengumuman itu. Tak disangka pengumumannya seudah keluar.

Hasilnya? Alhamdulillah, suami saya belum mendapat rezeki dari jalan ini. Well, saya tahu dan paham, its OK :-)…

Kami tidak berkumpul dengan cara ini, di Bintaro, maka saya tumbuhkan harapan yang jauh lebih tinggi bahwa kami akan segera berkumpul di Manado, aamiin.

Mabruk, suamiku sayaang, Allah sayang sekali dengan Mas😉

Jauh sebelum siang itu, saat pengumuman tiba, saya sudah menyiapkan diri jauh lebih baik kemarinnya. Yaitu saat kami berkumpul sejenak di Manado. Mas Priyayi Muslim bertanya, apa yang sebaiknya beliau ambil, apa jurusan Tafsir Al Quran dan Al Hadits atau Ekonomi Syariah. Saya tahu bahwa mas sangat menginginkan belajar itu. Beliau adalah orang yang berjiwa merdeka.

Bukan berarti beliau tidak serius mengikuti USM D4, buktinya kami tidak berkomunikasi selama mas persiapan D4 dan saat USM nya, takut terganggu emosi, katanya.😉

Akan tetapi, yang beliau inginkan dan harapkan adalah melanjutkan kuliah di STAIN Manado.

Insya Allah inilah yang terbaik bagi kami, saya yakin. Inilah jawaban dari rapal doa-doa kami. Baarakallah suamiku sayang, semoga Allah melimpahkan banyak banyak keberkahan dan kemurahan pertolongan-Nya bagi semua urusan kita.

Sesungguhnya, tidak ada manusia yang bisa memastikan, siapa yang lebih beruntung dan merugi. Karena ternyata, dalam menyikapi kejadian pada setiap manusia, tidak bisa sama sekali dperbandingkan. Apa yang kita anggap berat, hanyalah karena terlanjur membandingkannya dengan orang lain yang tampak lebih ringan. Ada dua sikap yang semestinya selalu proporsional, bagi diri sendiri dan orang lain.

Maka, fokus pada apa yang ada dan jalani seperti biasa, serta tetap ikut merayakan bahagianya yang lain dan menjaga perasaannya saat bersedih.

Wattaqullah, La’allakum tuflihuun