Tags

, , ,

^^,     pesawat

Dua maskapai inilah yang paling sering menerbangkan saya untuk berjumpa dengan kekasih hati. Pulang pergi Jakarta-Manado. Tentu saja bukan karena faktor kenyamanan yang saya pilih atas fasilitas-fasilitas badan pesawatnya. Lebih tepatnya, karena yang paling sering bisa saya dapatkan dengan harga tiket sekali jalan kurang dari 1000K rupiah,🙂

Bila dibandingkan dengan berkendaraan badan pesawat milik BUMN, G*A, tentu saja dua maskapai di atas kurang dari segi fasilitas, keamanan, dan kenyamanannya. Apalagi jika harga tiketnya yang dibandingkan, pastinya kalah jauh., eh tapi bisa juga setara dink. Rupanya, terbang beberapa kali dengan naik pesawat G*A karena biaya SPPD kantor yang bisa membuat saya lebih rileks naik pesawat. Padahal waktu awal-awal naik pesawat sendiri rute bolak-balik Jakarta-Manado, saya sudah sangat ketakutan. Harapan ingin melihat kembali air muka mas Priyayi sungguh sangat menggebu. Saya sangat berharap semoga bisa kembali melihatnya saat turun dari pesawat dan semoga Allah Swt. memperpanjang umur saya, aamiin.

Di dalam pesawat G*A, sebagian besarnya dilengkapi dengan fasilitas layar untuk menikmati berbagai sajian entertainment. Selain itu, apabila penerbangan memakan waktu minimal satu jam, biasanya ada fasilitas makan dan minum di dalam pesawat. Alhasil, stress saya karena naik pesawat sedikit demi sedikit berkurang. Tentu saja karena saya bisa makan dan minum atau menonton film.🙂 Apalagi kalau rutenya Jakarta-Manado dalam waktu tempuh tiga jam lebih, mungkin satu putaran film bisa dihabiskan saat itu.

Kembali ke dua maskapai di atas, tentu saja fasilitas makan dan minum tidak ada, juga layar multimedianya. Saya sampai berpikir, cukup santai juga nih mbak mbak dan mas mas pramugaranya, misalnya tersenyum di awal boarding, memperagakan panduan memakai seatbelt dan rompi air, membantu menaikkan bagasi penumpang ke kabin, dan memastikan penumpang aman dalam posisinya yang tepat saat take off dan landing. Di tengah perjalanan, meraka sambil bolak balik menawari barang dagangan dan souvenir.🙂

Sebelumnya saya mohon maaf yah mbak-mbak dan mas-mas pramugara, bukan dalam rangka saya mengecilkan pekerjaan dan perannya, tapi jujur saja, saya naik pesawat ini mahal sekali😦 tiga jam di dalamnya saya kelaparan dan kehausan.

Dulu, di salah satu kedua maskapai ini, ada yang sudah lumayan lah, karena memberi penumpangnya roti dan air mineral kemasan gelas. Tapi, di penerbangan saya terakhir kali kemarin (2/1/13) rute Manado-Jakarta, saya sedih dan mempertanyakan sendiri, kenapa maskapai ini? apa sedang mengalami financial deficit? Sekarang kok hanya diberi air mineral saja. Apa pas riski saya di penerbangan itu yang stoknya pas ada air saja atau sekarang diberlakukan di semua penerbangannya? ^^

‘ala kulli haal, saya mengucapkan banyak banyak terima kasih karena telah menjadi partner kami yang aman dalam mengantarkan saya dan suami untuk saling bertatap muka kembali. Insya Allah besar pahalanya karena telah membantu pasangan suami istri ini untuk melunasi kerinduannya dan menuntaskan hasrat cinta yang tertunda🙂, semoga semakin jaya dan semakin baik melayani penumpang. Tentu saja harga tiket menjadi lebih murah dan terjangkau, serta ada pelayanan makan-minum dan layar multimedia juga. Aamiin